Aziz Permana, S.Pd., Gr.

Seorang

image
Halo,

Aku Aziz Permana

Lahir pada 05 Oktober 1993 di Kabupaten Purbalingga. Dibesarkan dan mengenyam pendidikan SD sampai SMA di Kabupaten Boyolali. Melanjutkan program studi S-1 PGSD sejak 2011 sampai 2015 di Unnes. Pertengahan 2015 ditugaskan sebagai Guru SM-3T di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur selama satu tahun. Awal 2017 menempuh Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Unnes dan lulus pada tahun yang sama. Awal 2018 bertugas sebagai Guru Non ASN di Kota Semarang.

"You learn from teaching others too. There are things you only realize when you put them into words. And you can't explain something you don't understand yourself."

"Newbies examine their seniors' work and copy the movement patterns. Think about your own style once you've got that down. Learning and copying are the same. Everyone starts out copying someone else. Every last person."


Pendidikan
Universitas Negeri Semarang

S-1 PGSD

Universitas Negeri Semarang

PPG PGSD


Pengalaman
SDN Gulung, NTT

Guru Kelas 5

SDN Ngesrep 01, Kota Semarang

Guru Kelas 4


Keterampilan
Silabus
RPP
Bahan Ajar
Media Pembelajaran
Penilaian

10

Silabus

162

RPP

250

Media Pembelajaran

25

Penilaian

Perangkat Pembelajaran

Pemetaan KD

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
Silabus

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
RPP

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
Penilaian

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
Media Pembelajaran

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
Kelas Online

Fusce quis volutpat porta, ut tincidunt eros est nec diam erat quis volutpat porta

Informasi Lanjut
Konten

Kata-kata Mutiara Anime Words of Wisdom #6



"Grown-ups are supposed to ensure that 
kids can do what they want.
As long as it's not anything wrong, 
I won't have a problem with it."

Kata-kata Mutiara Anime Words of Wisdom #5



"Worrying will not improve the situation.
Brace for the worst possible scenario, and prepare to struggle."

Kata-kata Mutiara Anime Words of Wisdom #4





"If anyone has the right to be called a hero, it’s not the one who took up the blade.
It’s not the one who raised his shield, nor the one who healed the wounded.
Only one who truly risks his life may called a hero."

Cerpen SM-3T: Wisata Adat





Liburan kemana ya? Ke pantai? Puncak? Atau ke danau? Itulah pertanyaan-pertanyaan yang sering dilancarkan seiring dengan menyambut liburan tengah semester selama kurang lebih 2 minggu. Ada yang sudah merencanakan dari bulan-bulan sebelumnya dan ada yang sudah berangkat liburan. Ada yang bertanya padaku, “Pak Aziz, kamu mau liburan kemana? Wisata apa yang akan kamu kunjungi?” maka akan ku jawab dengan, “aku akan pergi wisata adat”. Itulah diriku, yang tidak terlalu tertarik dengan wisata pada biasanya apalagi harus menempuh perjalan berjam-jam.
            Wisata adat yang kumaksud adalah mengikuti seluruh rangkaian acara atau upacara adat yang dilakukan warga dusun gulung desa pong leko. Dusun gulung lokasi pengabdianku sebagai guru SM-3T yang terletak di Desa Pong Leko, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai. Pak Ais atau Pak Is adalah panggilanku sehari-hari di dusun ini. “Pak Is, tanggal 30 Desember ada acara adat Tenghang di rumah Gendang, Itte bisa ikut?” tanya bundaku. “bisa bunda!” dengan semangat aku menjawab. Kemudian aku bertanya, “Acara adat apa itu bunda?”. “Kasih makan leluhur, Pak Is, yang penting Pak Is datang?” Jawab bunda. “Oke, Siap”. Ku Jawab dengan semangat.
            Tanggal 30 Desember pukul 17.00 WITA, aku sudah sampai dusun gulung. Kedatanganku disambut oleh keluarga besar bunda. Mereka meminta saya memakai pakaian adat yang sudah disiapkan. Songke dan Pesappu langsung aku pakai. Kemudian aku diajak ke pemakaman dusun gulung, kami membersihkan makam, memasang lilin, ucapan terimakasih kepada leluhur dan ditutup dengan do’a. Sekitar pukul 18.30 WITA kegiatan di makam selesai dan saya melakukan ibadah sholat maghrib. Keluarga bunda menunggu sembari menyiapkan acara adat selanjutnya.
            Seusai ibadah, acara dilanjutkan dengan upacara adat di rumah gendang. Rumah gendang adalah rumah adat khas manggarai. Di rumah gendang ini saya disambut tiga keturunan termasuk didalamnya adalah keluarga besar bunda sebagai keturunan anak sulung atau atta ronna. Aku diminta duduk diantara tetua adat dan atta ronna. Terlihat anak-anak kelasku dan remaja aktif mngikuti kegiatan ini, senangnya dalam hati seorang guru bisa menemani muridnya. Tak lama, upacara adat tenghang segera dimulai dengan menggunakan bahasa manggarai oleh tetua adat. Atribut adat seperti shobi, uang, daun sirih dan pandan mulai masuk ke acara adat. Puncak acara tenghang adalah penyembelihan ayam putih sebagai bentuk persembahan kepada leluhur. Acara adat ini ditutup dengan makan bersama.
            Acara adat Tenghang di rumah gendang berakhir sekitar pukul 23.00 WITA. “Pak Is, mau jalan-jalan?” tanya salah satu tetua adat. Saya jawab, “jika masih ada acara, saya siap ikut”. Kemudian saya diajak berjalan menuju salah satu rumah yang sedang mengadakan tenghang. Akhirnya saya mengikuti acara adat ini lagi dari awal. Pengalaman yang luar biasa untuk wisata adat.
            Wisata adat terus berlanjut, tanggal 31 Desember aku masih mengikuti acara tenghang di dusun gulung dan pada malam tahun baru aku menghabiskan waktu menemani kakek yang ada di desa anam. Tepat pukul 00.00 aku dibangunkan dan diajak berkeliling tetangga untuk mengucapkan “Selamat Tahun baru”. Tanggal 01 Januari 2016, malam hari saya masih mengikuti acara tenghang yang dilakukan di rumah teman guru. Tanggal 02 Januari, saya mengikuti upacara adat We’e Mbaru. Berbeda dengan tenghang, we’e mbaru adalah upacara adat sebagai bentuk rasa syukur karena akan meninggali rumah baru.
            Akhir tahun 2015, awal tahun 2016 aku mendapat pengalaman luar biasa melalui wisata adat. Banyak pengetahuan baru yang kudapat. Selain mendekatkan diri dengan warga, kehangatan dan kekerabatan yang kuat bisa kurasakan.

KURIKULUM REKONSTRUKSI SOSIAL




Kurikulum ini lebih memusatkan perhatian pada problema-problema yang dihadapinya dalam masyarakat. Pada kurikulum ini, pendidikan bukan upaya sendiri, melainkan kegiatan bersama, interaksi, dan kerja sama. Kerja sama dan interaksi yag terjadi bukan hanya antara guru dan siswa, melainkan antara siswa dengan siswa, siswa dengan lingkungan serta siswa dengan sumber belajar lainnya.
     Pandangan rekonstruksi sosial di dalam kurikulum dimulai sekitar tahun 1920-an. Harold Rug melihat adanya kesenjangan antara kurikulum dengan masyarakat. Rug menginginkan siswa dapat mengidentifikasi dan memecahkan masalah-masalah sosial sehingga diharapkan dapat menciptakan masyarakat baru yang lebih stabil.
     Theodore Brameld, pada awal tahu 1950-an menyampaikan gagasanya tentang rekonstruksi sosial. Untuk melaksanakan hal itu, sekolh mempunyai kewajiban membantu individu mengembangkan kemampuan sosialnya dan membantu bagaimana berpartisipasi sebaik-baiknya dalam kegiatan sosial.
Ciri-ciri desain kurikulum rekonstruksi sosial adalah sebagai berikut:
§  Bertujuan utama menghadapkan para siswa pada tantangan, ancaman, hambatan-hambatan atau gangguan-gangguan yang dihadapi manusia dalam masyarakat.
§  Kegiatan belajar dipusatkan pada masalah-masalah sosial yang mendesak.
§  Pola-pola organsasi kurikulum ini disusun seperti sebuah roda, ditengah-tengahnya sebagai poros merupakan masalah yang menjadi tema utama.
     Kurikulum rekonstruksi sosial memiliki komponen-komponen yang sama dengan model kurikulum lain tetapi isi da bentuk-bentuknya berbeda. Komponen-komponen kurikulum rekonstruksi sosial adalah sebagai berikut:
v  Tujuan dan isi kurikulum.
Tujuan program pendidikan setiap tahun berubah.
v  Metode.
Bagi rekonstruksi sosial, belajar merupakan kegiatan bersama, ada kebergantungan antara seorang dengan lainnya, tidak ada kompetisi, yag ada adalah kerjasama, pengertian dan konsensus.
v  Evaluasi.
Siswa dilibatkan dalam memilih, menyusun, dan menilai bahan yang akan diujikan.

Untuk pelaksanaan pengajaran rekonsruksi sosial, Harold G. Shane menyarankan para pengembang kurikulum, agar mempelajari kecenderungan (trends) perkembangan. Kecenderungan utama adalah perkembangan teknologi dengan berbagai dampaknya terhadap kondisi dan perkembangan masyarakat. Kecenderungan lain adalah perkembangan ekonomi, politik, sosial, dan budaya.

Kata-kata Mutiara Anime Words of Wisdom #3



"The present will always be different from the past.
That's what makes life good and at the same time sad.
That sadness in turn gives our everyday life some flavor.
Just like coffee."

Happy Birthday!!! Rem & Ram 2 February Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu


Rem (Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu)


Tahun 2016, ada karakter anime yang membuat diriku tertarik, nama nya Rem dari Anime yang berjudul Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu.

Saking tertariknya, aku mencari data profile dari karakter ini, Rem lahir pada 2 februari bersamaan dengan kakak kembarnya Ram.

Di waktu luang, aku mencoba membuat video dari kumpulan foto-foto menarik Rem.

Silahkan di lihat.





Happy Birthday!!! Rem & Ram 2 February Re Zero kara Hajimeru Isekai Seikatsu

Bergabung dengan Tim

Kontak
Aziz Permana
082137148320
Gempolsari 18/04, Wates, Simo, Boyolali
Powered by Blogger.